info@astuin.org | Phone : +62 21 6685301

Penurunan Ekspor Perikanan Indonesia Capai Rp11 Triliun

JAKARTA - Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dihimpun oleh Asosiasi Tuna Indonesia (Astuin) menyebutkan bahwa ekspor perikanan Indonesia mengalami penurunan sebesar USD859,6 juta atau setara dengan Rp11,4 triliun jika mengacu kepada kurs Rp13.308. Penurunan tersebut berlangsung selama periode 2014 hingga November 2016.

Category: 

Ekspor Perikanan Naik Signifikan, Menteri Susi Merinding

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi surplus dalam perdagangan sektor perikanan. Kepala BPS Suryamin mengatakan dari waktu ke waktu ekspor perikanan Indonesia terus mengalami peningkatan secara signifikan dibandingkan dengan impor perikanan

BPS mencatat pada tahun 2013 nilai ekspor perikanan Indonesia mencapai US$ 2,86 miliar, kemudian pada tahun 2014 naik menjadi US$ 3,1 miliar. Lalu pada kuartal I 2015 nilai ekspor perikanan sudah menembus US$ 906,77 juta. 

Category: 

Duh, Bobot Kapal Ikan Indonesia Terus Turun

JAKARTA - Bobot kapal ikan Indonesia dilihat dari data Indian Ocean Tuna Commission (IOTC) terus alami penurunan. Kondisi ini tentunya dapat mengancam kesejahteraan nelayan Indonesia.

Data yang dihimpun dari IOTC dan Asosiasi Tuna Indonesia (ASTUIN) menyebutkan per 12 Februari 2017 total vessels Indonesia berjumlah 157 unit atau 3,18%. Jumlah ini turun drastis dibandingkan sebelumnya hingga ribuan vessels. Sedangkan total gross tonage 11.153 GT atau 1,47%. Sehingga rata-rata gross tonage Indonesia adalah 71,04 GT.

Category: 

Asosiasi Tuna Indonesia: Ekspor Ikan Jeblok Rp 11,4 Triliun

TEMPO.COJakarta - Asosiasi Tuna Indonesia menyayangkan jebloknya nilai ekspor seluruh ikan Indonesia hingga Rp 11,4 triliun selama dua tahun terakhir. Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang tidak tepat sasaran dinilai menjadi penyebab utama tergerusnya ekspor ikan tuna. 

Category: 

Menelusuri Keberadaan Tuna yang Terancam Punah di Indonesia

Ancaman kepunahan sedang dihadapi ikan tuna jenis yellowfin (madidihang) dan skipjack (cakalang) yang selama ini biasa ditemukan di perairan Indonesia. Kedua jenis tuna tersebut, selama ini selalu menyumbang pendapatan Negara melalui ekspor yang nilainya sudah mencapai USD500 juta atau setara Rp67 triliun.

Category: 

Kapal Ikan Eks-Asing Terancam Mangkrak, Ini Usulan Astuin

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Tuna Indonesia (Astuin) menyerukan agar pemerintah mengizinkan kapal-kapal ikan buatan luar negeri alias eks-asing yang masuk ke dalam daftar putih (white list) beroperasi kembali ketimbang mangkrak karena deregistrasinya terkatung-katung.

Astuin meminta agar ada perlindungan investasi dan kepastian hukum bagi pemilik kapal penangkap ikan yang benar-benar milik orang Indonesia dan sudah beroperasi puluhan tahun.

Category: 

Pengusaha Tuna Minta Pemerintah Adil Terhadap Industri

Asosiasi Tuna Indonesia (Astuin) meminta pemerintah lebih adil dalam mengeluarkan kebijakan di sektor kelautan dan perikanan. Mereka menganggap kebijakan pemerintah saat ini lebih kepada langkah konservasi, tanpa mementingkan industri.

Sekretaris Jenderal Astuin Hendra Sugandhi mengatakan upaya pemerintah mengendalikan penangkapan ikan berlebihan, telah berdampak pada menurunnya nilai ekspor tuna. Alih-alih memerangi penangkapan ikan secara ilegal (illegal, unreported, unregulated fishing/IUUF), jumlah kapal penangkap ikan malah berkurang.

Category: 

Kapal Beralat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan Susut dalam 2 Tahun

Bisnis.com, JAKARTA -- Jumlah kapal dengan alat tangkap ikan ramah lingkungan berkurang drastis dalam dua tahun terakhir. Kondisi itu berbanding terbalik dengan jumlah kapal dengan alat tangkap ikan kurang ramah lingkungan.

Data Asosiasi Tuna Indonesia (Astuin) hasil kompilasi dari data Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebutkan kapal dengan alat tangkap pukat cincin (purse seine) pelagis kecil 34,2% dari total kapal penangkap ikan per Oktober 2016.

Category: 

Paradox of Tuna Policy

OPINION: Paradox of Tuna Policy

By HENDRA SUGANDHI

December 3, 2016 11:40 GMT+7 

Over the last two years, decisive actions by Maritime Affairs and Fisheries Minister Susi Pujiastuti in upholding sovereignty over the territory of Indonesia and the attempt to eradicate illegal, unreported and unregulated (IUU) fishing through the sinking of foreign vessels that were engaged in it have been very much appreciated.

Category: 

Paradoks Kebijakan Tuna

Paradoks Kebijakan Tuna

Hendra Sugandhi, Sekjen Asosiasi Tuna Indonesia

KOMPAS, 3 Desember 2016

Pages