info@astuin.org | Phone : +62 21 6685301

JAKARTA - Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dihimpun oleh Asosiasi Tuna Indonesia (Astuin) menyebutkan bahwa ekspor perikanan Indonesia mengalami penurunan sebesar USD859,6 juta atau setara dengan Rp11,4 triliun jika mengacu kepada kurs Rp13.308. Penurunan tersebut berlangsung selama periode 2014 hingga November 2016.

Sekjen Asosiasi Tuna Indonesia Hendra Sugandhi mengatakan, jika tidak mau terus mengalami penurunan, maka diperlukan langkah konkret dari pemerintah untuk memperbaiki industri perikanan. Menurutnya, selama ini Pemerintah masih berfokus pada aspek perikanan berkelanjutan.

"Kita hanya melindungi hak asasi ikan, tapi bagaimana pilar sosial ekonominya, itu yang harus dibangun," ujarnya dalam Diskusi Tuna Indonesia Dalam Ancaman di Hotel Intercontinental Jumat (17/2/2017).

Berdasarkan data tersebut, penurunan terbesar ada di pasar utama perikanan Indonesia yaitu Jepang dan Amerika dengan total USD6,2 juta atau setara dengan Rp82,7 miliar.

(mrt)

Category: